PONTIANAK, 27 Mei 2026 – Komite Diklat dan Komite Pemberdayaan Credit Union (CU) Pancur Kasih menggelar Rapat Evaluasi Komite guna meninjau capaian program sekaligus memperkuat arah strategis lembaga. Dalam pertemuan ini, pengurus mengumumkan rencana ekspansi organisasi melalui pembentukan Komite Perempuan dan Komite Kepemudaan. Langkah strategis ini diambil untuk memperluas keterlibatan anggota serta memperkokoh gerakan pemberdayaan di kelompok-kelompok potensial.
Hingga April 2026, CU Pancur Kasih menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dengan jumlah anggota yang kini telah mencapai 247.988 orang. Kendati perkembangan aset dan portofolio pinjaman berjalan stabil, manajemen mencatat bahwa penyaluran kredit masih memerlukan dorongan ekstra. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika ekonomi anggota yang menghadapi penurunan daya beli, serta ketatnya persaingan dengan lembaga keuangan lain yang gencar melakukan digitalisasi dan promosi masif.
Menyikapi tantangan tersebut, manajemen menegaskan bahwa program pendidikan tidak boleh lagi sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan harus berdampak langsung pada loyalitas dan produktivitas anggota. Sepanjang triwulan pertama, Komite Diklat telah berhasil melaksanakan 114 kegiatan pendidikan dengan partisipasi yang baik. Menghadapi periode puncak aktivitas pada Juni hingga Agustus, komite kini berfokus mengatasi keterbatasan fasilitator aktif dengan mengembangkan metode pembelajaran yang lebih variatif serta mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Di sektor pemberdayaan, sejumlah komunitas usaha anggota dilaporkan sudah mulai terbentuk sebagai tindak lanjut dari program pendidikan. Guna memaksimalkan dampak ekonomi yang nyata, Komite Pemberdayaan akan mengarahkan program kerja pada praktik dan pendampingan langsung di lapangan, serta mengonsolidasikan peserta berdasarkan kesamaan jenis usaha. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab kendala keterbatasan modul dan minimnya fasilitator khusus, terutama di sektor perkebunan.
Rapat evaluasi ini menandai pergeseran penting dalam indikator keberhasilan CU Pancur Kasih, di mana keberhasilan program kini diukur berdasarkan dampak perubahan perilaku ekonomi anggota, bukan lagi sekadar jumlah kegiatan yang terlaksana. Hingga akhir tahun 2026, lembaga akan memprioritaskan penguatan kapasitas komite, perekrutan fasilitator baru melalui Training of Trainers (TOT), dan intensifikasi pendampingan lapangan demi mewujudkan kemandirian finansial anggota.
Berita Terkini