cover Evaluasi Kinerja Semester I Tahun Buku 2026
Berita

Evaluasi Kinerja Semester I Tahun Buku 2026

Rangkaian MONEV dari empat wilayah hingga forum pleno Semester I Tahun Buku 2026 menunjukkan komitmen CU Pancur Kasih pada tata kelola yang sehat, budaya belajar, dan pelayanan anggota yang terus diperkuat.

 

MONEV sebagai proses berkelanjutan

Pontianak, 22 Juli 2026 - KSP CU Pancur Kasih kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang sehat, adaptif, dan terus bertumbuh melalui rangkaian Monitoring dan Evaluasi Tahun Buku 2026. Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang bersama untuk melihat capaian, membaca tantangan, dan menyatukan langkah organisasi. Prosesnya berlangsung berjenjang, dimulai dari MONEV wilayah pada 7-10 Juli 2026 di TP Bengkayang, TP Aur Sampuk, TP Siantan, dan TP Sosok, lalu berlanjut ke forum Evaluasi Kinerja Semester I pada 22-24 Juli 2026 di Aula Lantai 3 Kantor Pusat KSP CU Pancur Kasih, Pontianak.

Rangkaian ini menunjukkan bahwa CU Pancur Kasih membangun budaya evaluasi yang hidup dan berkelanjutan. Di tingkat wilayah, setiap Tempat Pelayanan mendapat ruang untuk memaparkan capaian program kerja, menyampaikan tantangan di lapangan, serta membagikan inovasi dan praktik baik yang layak direplikasi. Hasil dari proses ini kemudian dibawa ke forum pleno, sehingga arah kebijakan organisasi benar-benar bertumpu pada data, pengalaman nyata, dan kebutuhan riil di lapangan.

Dari wilayah ke pleno

Melalui pendekatan berjenjang, monitoring dan evaluasi menjadi lebih dari sekadar alat ukur kinerja. MONEV menjadi jembatan antara pelaksanaan program dengan arah besar organisasi. Fokus pembahasannya mencakup capaian program kerja April-Juni 2026, kendala operasional, inovasi pelayanan, rasio Non Performing Loan (NPL) beserta langkah penanganannya, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, hingga pencapaian KPI dan milestone dalam Rencana Kerja 2026.

Pada forum Evaluasi Kinerja Semester I, pembahasan bergerak semakin strategis. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pengurus, Pengawas, General Manager, para Deputi, Manajer Wilayah, Kepala Biro, Kepala Satuan Pengendali Internal, serta unsur manajemen lainnya. Kehadiran lintas unsur pimpinan ini memperlihatkan bahwa CU Pancur Kasih menempatkan evaluasi sebagai kerja bersama, bukan kerja satu unit semata.

Monitoring dan evaluasi di CU Pancur Kasih ditempatkan sebagai ruang refleksi dan pembelajaran bersama, agar strategi organisasi tetap terhubung dengan realitas lapangan dan kebutuhan anggota.

Arah evaluasi yang menyeluruh

Dalam forum pleno, peserta juga menerima paparan perkembangan Master Plan Program serta SPBP CU Pancur Kasih 2025-2029. Materi tersebut dipresentasikan dengan fokus pada lima perspektif strategis, yaitu perspektif Keuangan, Anggota, Pemberdayaan, Bisnis Internal, serta Pertumbuhan dan Pembelajaran, sehingga evaluasi Semester I tidak hanya membaca hasil kerja jangka pendek, tetapi juga menautkannya dengan arah penguatan organisasi dalam peta strategis jangka menengah.

Pendekatan lintas perspektif ini menegaskan bahwa pertumbuhan CU Pancur Kasih tidak hanya diukur dari capaian finansial, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan nilai tambah bagi anggota, memperkuat proses kerja, mendorong pemberdayaan, dan membangun insan organisasi yang terus berkembang.

Yang paling penting, semangat evaluasi yang dibangun CU Pancur Kasih bukan berorientasi pada pencarian kesalahan. Forum ini justru menjadi ruang refleksi, pembelajaran bersama, dan penyusunan rencana tindak lanjut yang lebih tajam untuk semester berikutnya. Dengan cara ini, setiap masukan, analisis, dan rekomendasi tidak berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat sinergi antartim, dan menjaga kepercayaan anggota.

Bagi CU Pancur Kasih, keberlanjutan tidak hanya berarti menjaga pertumbuhan, tetapi juga memastikan bahwa pertumbuhan itu lahir dari tata kelola yang baik, kolaborasi yang kuat, dan keberanian untuk terus berbenah. Karena itu, MONEV wilayah hingga pleno Semester I Tahun Buku 2026 menjadi cerminan karakter organisasi yang matang: terbuka terhadap evaluasi, disiplin dalam eksekusi, dan konsisten menjaga orientasi pelayanan kepada anggota.

Melalui rangkaian Monitoring dan Evaluasi ini, CU Pancur Kasih memperlihatkan bahwa kekuatan lembaga tidak hanya dibangun dari program yang dirancang dengan baik, tetapi juga dari kesungguhan untuk meninjau, memperbaiki, dan melangkah bersama. Inilah fondasi yang terus menguatkan branding CU Pancur Kasih sebagai credit union yang bertumbuh sehat, belajar secara berkelanjutan, dan hadir semakin relevan bagi anggota serta masyarakat.