
Sekayam - Sanggau, 11 Juni 2026 – CU Pancur Kasih terus berkomitmen menghadirkan program pendidikan dan pemberdayaan yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan anggota. Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan evaluasi terhadap kelompok usaha produktif binaan. Pada kesempatan ini, evaluasi dilakukan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Harapan Jaya, kelompok budidaya jagung hibrida yang telah aktif sejak tahun 2023.
Kegiatan yang dilaksanakan di Dusun Engkahan, Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau ini menjadi sarana untuk melihat perkembangan kelompok sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan.
Sebagai representasi komitmen CU Pancur Kasih dalam memastikan program pemberdayaan anggota berjalan secara berkelanjutan, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Divisi Pendidikan dan Pemberdayaan Anggota CU Pancur Kasih, serta Hermawan Dabos selaku Manager TP Balai Karangan beserta staf. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya pendampingan yang terus dilakukan guna mendukung pertumbuhan dan kemandirian kelompok usaha produktif anggota.
Hal yang menarik dari KWT Harapan Jaya adalah seluruh anggotanya merupakan perempuan dan ibu rumah tangga yang berjumlah 12 orang. Di tengah peran mereka dalam mengelola rumah tangga dan keluarga, para anggota tetap menunjukkan semangat untuk belajar, bekerja sama, dan mengembangkan usaha budidaya jagung hibrida sebagai salah satu sumber peningkatan ekonomi keluarga.
Dalam pertemuan tersebut, para anggota berbagi pengalaman mengenai perkembangan usaha yang telah dijalankan selama beberapa tahun terakhir. Berbagai capaian, tantangan, serta peluang pengembangan usaha menjadi topik utama yang dibahas bersama. Diskusi berlangsung secara terbuka dan penuh kekeluargaan, memberikan kesempatan kepada setiap anggota untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta harapan terhadap perkembangan kelompok di masa mendatang.
Selain menjadi sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong antaranggota. Kekompakan yang terjalin selama ini menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan kelompok serta menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam pengelolaan usaha pertanian.
Hermawan Dabos menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para anggota KWT Harapan Jaya yang terus aktif mengembangkan usaha kelompok. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam usaha produktif tidak hanya memberikan dampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi di tingkat komunitas.
Melalui program pendidikan dan pemberdayaan anggota, CU Pancur Kasih terus mendorong terciptanya ruang bagi perempuan untuk berkembang, meningkatkan kapasitas diri, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi produktif. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada hasil usaha, tetapi juga pada penguatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri anggota dalam mengelola usaha secara mandiri.
Keberadaan KWT Harapan Jaya menjadi contoh nyata bagaimana perempuan dapat menjadi penggerak perubahan ekonomi keluarga dan komunitas. Dengan semangat belajar, kerja sama, dan ketekunan yang dimiliki, kelompok ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan evaluasi ini, CU Pancur Kasih kembali menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh bersama anggota, memperkuat ekonomi berbasis komunitas, serta mendorong lahirnya lebih banyak perempuan berdaya yang mampu memberikan dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
"Ketika perempuan diberdayakan, keluarga menjadi lebih kuat, ekonomi semakin bertumbuh, dan masa depan komunitas menjadi lebih sejahtera."
Berita Terkini