Tata Kelola

PEARLS

Disebut juga: Sistem PEARLS · Rasio PEARLS

Sistem pemantauan kinerja keuangan credit union yang dikembangkan WOCCU, terdiri atas enam kelompok rasio.

Namanya adalah singkatan enam kelompok yang dipantau: Protection, Effective financial structure, Asset quality, Rates of return and cost, Liquidity, dan Signs of growth. Seluruhnya berisi 44 rasio yang dihitung dari laporan keuangan.

Karena rasionya seragam, PEARLS memungkinkan credit union membandingkan keadaannya dengan credit union lain dan memantau arah perubahannya dari tahun ke tahun.

Sasaran di bawah ini adalah sasaran baku WOCCU. Federasi atau puskopdit di tiap negara kerap menyesuaikannya dengan keadaan setempat, jadi yang dipakai untuk menilai adalah sasaran yang ditetapkan lembaga penaung masing-masing.

P — Protection (perlindungan)

Menguji apakah kerugian atas pinjaman lalai sudah ditutup cadangan, sehingga simpanan anggota tetap aman.

KodeYang diukurSasaran
P1Cadangan risiko dibanding cadangan yang seharusnya untuk pinjaman lalai di atas 12 bulan100%
P2Cadangan risiko bersih dibanding cadangan yang seharusnya untuk pinjaman lalai 1–12 bulan35%
P3Penghapusbukuan seluruh pinjaman lalai di atas 12 bulan100%
P4Penghapusbukuan pinjaman setahun dibanding rata-rata portofolio pinjamanSekecil mungkin
P5Penerimaan kembali atas pinjaman yang sudah dihapusbukukan100%
P6Solvabilitas: nilai bersih aset dibanding seluruh simpanan anggota≥ 111%

E — Effective financial structure (susunan keuangan)

Menguji komposisi aset, sumber dana, dan modal — bagian yang paling menentukan pertumbuhan dan kemampuan menghasilkan pendapatan.

KodeYang diukurSasaran
E1Pinjaman beredar bersih dibanding total aset70–80%
E2Investasi likuid dibanding total aset≤ 16%
E3Investasi keuangan dibanding total aset≤ 2%
E4Investasi non-keuangan dibanding total aset0%
E5Simpanan anggota dibanding total aset70–80%
E6Pinjaman dari luar dibanding total aset0–5%
E7Simpanan saham anggota dibanding total aset10–20%
E8Modal lembaga dibanding total aset≥ 10%
E9Modal lembaga bersih dibanding total aset≥ 10%

A — Asset quality (mutu aset)

Menguji seberapa besar bagian aset yang tidak menghasilkan, termasuk pinjaman bermasalah.

KodeYang diukurSasaran
A1Total pinjaman lalai dibanding portofolio pinjaman kotor≤ 5%
A2Aset tidak produktif dibanding total aset≤ 5%
A3Modal lembaga bersih dan kewajiban tanpa beban bunga dibanding aset tidak produktif≥ 200%

R — Rates of return and cost (imbal hasil dan biaya)

Menguji pendapatan dan biaya pada tiap pos, sehingga terlihat dari mana keuntungan sesungguhnya datang dan ke mana ia habis.

KodeYang diukurSasaran
R1Pendapatan bersih pinjaman dibanding rata-rata pinjaman beredar bersihMenutup R9, R11, dan R12
R2Pendapatan investasi likuid dibanding rata-rata investasi likuidSetara harga pasar
R3Pendapatan investasi keuangan dibanding rata-rata investasi keuanganSetara harga pasar
R4Pendapatan investasi non-keuangan dibanding rata-ratanya≥ R1
R5Biaya balas jasa simpanan dibanding rata-rata simpananSetara harga pasar, di atas inflasi
R6Biaya bunga pinjaman dari luar dibanding rata-rata pinjaman dari luarSetara harga pasar
R7Biaya balas jasa simpanan saham dibanding rata-rata simpanan sahamSetara harga pasar, ≥ R5
R8Marjin pendapatan kotor dibanding rata-rata total asetMenutup R9, R10, R11, dan R12
R9Beban operasional dibanding rata-rata total aset3–10%
R10Beban penyisihan kerugian pinjaman dibanding rata-rata total asetCukup untuk memenuhi P1 dan P2
R11Pendapatan atau beban luar biasa dibanding rata-rata total asetSekecil mungkin
R12Hasil usaha bersih dibanding rata-rata total asetCukup untuk mencapai E9

L — Liquidity (likuiditas)

Menguji ketersediaan kas untuk melayani penarikan simpanan dan permohonan pinjaman, sekaligus memastikan kas menganggur tidak berlebihan.

KodeYang diukurSasaran
L1Investasi jangka pendek dan aset likuid dikurangi kewajiban jangka pendek, dibanding simpanan anggota15–20%
L2Cadangan likuiditas dibanding simpanan anggota10%
L3Aset likuid yang tidak menghasilkan dibanding total aset< 1%

S — Signs of growth (tanda pertumbuhan)

Mengukur pertumbuhan tiap pos sejak awal tahun buku. Sasaran S1 sampai S9 mengikuti rasio E yang sepadan: pertumbuhan dinilai cukup bila menggerakkan susunan keuangan ke arah sasaran E.

KodeYang diukurSasaran
S1Pertumbuhan pinjaman kepada anggotaMengikuti E1
S2Pertumbuhan investasi likuidMengikuti E2
S3Pertumbuhan investasi keuanganMengikuti E3
S4Pertumbuhan investasi non-keuanganMengikuti E4
S5Pertumbuhan simpanan anggotaMengikuti E5
S6Pertumbuhan pinjaman dari luarMengikuti E6
S7Pertumbuhan simpanan saham anggotaMengikuti E7
S8Pertumbuhan modal lembagaMengikuti E8
S9Pertumbuhan modal lembaga bersihMengikuti E9
S10Pertumbuhan jumlah anggota≥ 15%
S11Pertumbuhan total asetDi atas inflasi

Membaca PEARLS tidak dilakukan rasio demi rasio secara terpisah. Kelompok E menunjukkan susunan yang dituju, kelompok S menunjukkan apakah pertumbuhan tahun berjalan menggerakkannya ke arah itu, sementara P dan A menunjukkan apakah yang sudah dibangun benar-benar aman.

Rujukan

World Council of Credit Unions (WOCCU)

Kembali ke kamus